Telat Serahkan RAPBD, Kemdagri Surati Pemprov DKI

JAKARTA

suluhsumatera.com : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terlambat menyerahkan Raperda APBD 2020 kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk dievaluasi.

Karenanya Kemdagri akan mengirim surat peringatan bagi Pemprov DKI, namun belum ada sanksi karena keterlambatan tersebut.

“Mengirim peringatan karena sudah lewat tanggal 30 November. Kami pastikan yang kami tegur itu betul-betul sudah terlambat menyetujui (dan mengirimkan) 30 November walaupun belum kena sanksi. Tapi secara administrasi, seharusnya itu sudah perlu kami ingatkan,” ucap Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Syarifuddin, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (3/12/2019), seperti dilansir dari laman antaranews.

Surat tersebut kata dia, adalah semacam peringatan dengan teguran agar cepat diselesaikan jangan sampai tersendat hingga pengesahan APBD melampaui 31 Desember 2019.

Diketahui, DKI Jakarta seharusnya menyetujui dan menyampaikan Raperda APBD 2020 ke Kemendagri pada 30 November 2019 untuk dievaluasi, sesuai Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2020.

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta dan DPRD sudah menyampaikan target penyelesaian pembahasan RAPBD pada 11 Desember 2019 untuk dievaluasi oleh Kemendagri, namun Kemendagri belum secara resmi menentukan DKI terlambat.

“Saya belum bisa mengatakan yang sisanya terlambat, karena peraturan perundang-undangan bilang tiga hari setelah persetujuan itu dikirim ke Kemendagri. Berarti kita berhitungnya kalau terlambat itu maksudnya andai kata menetapkan 30 November berarti tinggal hitung tiga hari kerja lagi ke depannya,” ucap Syarifuddin.

Surat tersebut, kata dia, akan dikirimkan surat kepada DKI dan daerah lainnya yang juga mengalami keterlambatan.

“Paling nggak minggu depan, kami sudah harus menyurat mengingatkan yang belum. Rencana kita, artinya kita sudah tahu betul yang akan terlambat,” kata Syarifuddin.

Adapun sanksi administrasi tidak dibayarkannya gaji bagi DPRD atau Pemprov diberlakukan jika daerah tersebut tidak mengesahkan APBD paling telat 31 Desember 2019 setelah dievaluasi oleh Kemendagri.

“Kecuali sampai 1 Januari belum disetujui bersama (jadi APBD) itu bisa kena sanksi administrasi. Makanya sekarang kami tinggal tunggu,” kata Syarifuddin. (*)

Share

Berita Terkini

Sekda Tapsel Ajak DWP Bekerjasama Dalam Mengoptimalisasikan Pembangunan

TAPANULI SELATAN suluhsumatera.com : Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapanuli Selatan (Tapsel), Parulian Nasution membuka puncak

Share

Calon Kepala Desa Ajamu Ditetapkan

PANAI TENGAH suluhsumatera.com : Calon Kepala Desa Perkebunan Ajamu, Kec. Panai Hulu, Kab. Labuhanbatu yang

Share

2 Rumah Warga Kurang Mampu Di Labusel Direnovasi Baznas

KOTAPINANG suluhsumatera.com : Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Labusel tahun ini menggelar program bantuan renovasi

Share

Warga Kubu Rohil Diringkus Polisi Terkait KDRT

ROKAN HILIR suluhsumatera.com : Seorang pria berinisial Um, 24 warga Kep. Teluk Piyai Pesisir, Kec.

Share

11 Pelaku Begal Sadis Ditangkap Polisi, Beraksi Pakai Pedang Hingga Samurai

suluhsumatera.com – Tim Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar bersama Polsek Panakkukang menangkap 11 pelaku begal sadis

Share

Dibakar Api Cemburu, Pria Palembang Nekat Bakar Rumah Kekasihnya

suluhsumatera.com – Seorang pria di Palembang, Sumatera Selatan, Vije nekat membakar rumah kekasihnya  karena terbakar

Share

Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Meninggal Terkubur di Belakang Kosan, Hilang 3 Hari

suluhsumatera.com – Wina Mardiani (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu, yang hilang sekitar 3 hari ditemukan meninggal

Share

Berbicara Di Madrird, Bupati Sintang Cerita Mengenai 6 Warganya Yang Ditangkap Terkait Kebakaran Lahan

MADRID suluhsumatera.com : Bupati Sintang, Jarot Winarno angkat bicara terkait enam orang peladang di Kab.

Share

Hari Ini, Dirut Bank Mandiri Ditentukan

JAKARTA suluhsumatera.com : Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk

Share

Hari Ini Presiden Panggil Kapolri, Terkait Kasus Novel Baswedan

JAKARTA suluhsumatera.com : Terkait perkembangan kasus teror yang menimpa penyidik senior KPK Novel Baswedan, Presiden

Share